Tes menunjukkan hasil positif untuk antibodi Helicobacter pylori? Interpretasi ahli mengenai metode respons

Menanggapi kebingungan yang muncul akhir-akhir ini—yakni banyak orang mendapati hasil positif pada tes antibodi Helicobacter pylori saat menjalani pemeriksaan fisik—para ahli telah memberikan penjelasan resmi. Para ahli menyatakan bahwa hasil antibodi yang positif hanya menunjukkan adanya infeksi baik yang pernah terjadi maupun yang sedang berlangsung, dan tidak dapat secara langsung mengonfirmasi infeksi yang sedang berlangsung saat ini. Oleh karena itu, diperlukan konfirmasi lebih lanjut melalui uji napas karbon-13 dan karbon-14 atau uji antigen feses. Di antara kedua metode tersebut, uji napas karbon-13 dan karbon-14 bersifat non-invasif dan memiliki akurasi yang tinggi, sehingga menjadi pilihan utama dalam praktik klinis; sementara itu, uji antigen feses lebih cocok digunakan pada anak-anak serta pada pasien yang tidak dapat bekerja sama dengan uji napas. Setelah infeksi yang sedang berlangsung dikonfirmasi, pasien tidak perlu merasa terlalu cemas. Terapi empat komponen merupakan pilihan pertama dalam praktik klinis, dan pasien sebaiknya menyelesaikan seluruh rangkaian pengobatan sesuai anjuran. Sebagian besar pasien dapat berhasil menghilangkan infeksi tersebut. Pada saat yang sama, para ahli mengingatkan bahwa menerapkan kebiasaan makan terpisah, mencuci tangan secara rutin, serta menghindari minum air mentah dapat secara efektif mencegah infeksi Helicobacter pylori.

01-10

2022

< 1 >